Saya Hasan Efendi mengucapkan Terima kasih sudah berkenan tengok-tengok blog sederhana ini, kritik dan saran kalian sangat membantu perkembangan blog sederhana ini. Contact : HP/WA >> 0896-3554-9224[Tree]

Bahaya Menunda Begitu Nyata


Saya ketik ini Jumat 20 September 2024 sebelum sholat Jumatan. Saya kembali merenung dan mendapatkan pencerahan dari 1 habbit yang mesti segera dihilangkan dengan habbit positif pula. 

Banyak kelas online saya ikuti, mungkin total sudah puluhan juta untuk investasi leher keatas ini, tapi belakangan saya sadari otak jadi overload dan justru tidak kemana-mana karena seringnya menunda. saking banyaknya yang dipelajari dan perlu dipraktikkan membuat otak overthingkin dan bingung mau mendahulukan praktik yang mana. 

Otak terasa berat, dzikir seperti jarang dilakukan, solat cuma sebatas kewajiban, rasanya kangen aku yang dulu dipesantren, bisa sholat jamaah, puasa, bahkan sering tahajud dimalam hari. 

Habbit ini mesti benar-benar diperbaiki sebelum semua terlanjur mendarah daging dan susah untuk dirubah. Mager dan menunda seolah sudah melekat, harus ada usaha ekstrim untuk menghilangkan kebiasaan negatif ini. Semoga hidayah Allah selalu meliputi hari-hariku kedepan, amin
Read more

Innalillahi Bapak Mertua Tutup Usia 31 Agustus 2024

Pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024, kami kehilangan sosok yang sangat berarti dalam hidup kami—bapak mertua tercinta. Beliau meninggal dunia dalam usia 62 tahun, meninggalkan kenangan yang akan selalu kami hargai. Ini adalah kisah terakhir beliau yang penuh makna dan kebijaksanaan.


1. Kepergian yang Tenang

Bapak mertua meninggal dalam keadaan yang baik dan tidak merepotkan orang lain. Bahkan, ibu mertua sendiri tidak mengetahui detik-detik terakhir kepergian beliau. Menurut perkiraan, bapak mertua meninggal sekitar pukul 11.30 malam. Sebelumnya, sekitar pukul 10 malam, beliau masih sempat mengalami sesak napas dan dehem. Meski begitu, kepergian beliau terasa tenang dan damai.

2. Sempat Minta Dibelikan Jamu

Sebelum meninggal, sekitar pukul 19.30 WIB, bapak mertua sempat menyuruh saya untuk membeli jamu. Permintaan terakhir ini berbeda dengan sebelumnya, yaitu jamu untuk mengatasi sesak napas dan masuk angin. Momen ini menunjukkan betapa beliau masih memperhatikan kesehatan dirinya dengan penuh perhatian, malam itu beliau masih bercanda dengan beberapa cucunya.

3. Proses Pemandian Jenazah

Sekitar pukul 03.30 pagi, saya bersama Mas Imron dan Lek Hasan melakukan prosesi pemandian jenazah bapak mertua. Kami melakukannya dengan penuh rasa hormat dan kesungguhan hati, meskipun saat itu beliau sudah tidak lagi bernyawa. Momen ini merupakan salah satu pengalaman spiritual yang mendalam bagi kami.

4. Menyambut Mentari Pagi

Saat pagi menyapa, saya diberi tanggung jawab untuk menyiapkan sarapan, minuman, dan rokok untuk para penggali kubur. Ini adalah bagian dari tradisi kami untuk menghormati mereka yang membantu dalam proses pemakaman. Kesibukan pagi itu terasa seperti bentuk penghormatan terakhir kepada bapak mertua dan juga bentuk penghargaan bagi mereka yang telah memberikan bantuan di saat-saat penting ini.

5. Prosesi Pemakaman

Sekitar pukul 09.00 pagi, jenazah bapak mertua kami sholati di Masjid Al-Azhar. Prosesi ini dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan sahabat yang turut merasakan kehilangan. Setelah itu, jenazah dibawa ke Pemakaman Suromoyo Kedung Leper untuk dikebumikan. Proses pemakaman ini diadakan dengan penuh khidmat dan doa, sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi beliau.

Kepergian bapak mertua meninggalkan duka mendalam di hati kami, namun kami juga merasa bersyukur karena beliau meninggalkan kenangan-kenangan indah yang akan selalu kami kenang. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan beliau mendapatkan tempat terbaik di akhirat. 

Selamat jalan, bapak mertua. Engkau akan selalu dikenang dengan penuh kasih dan rasa hormat.
Read more

Sudah Saatnya Transformasi Gede-gedean, Sudah Saatnya Muncul Ke Permukaan

Saatnya Bangkit dan Berubah

Aku mulai bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja, merasa ada potensi lebih yang belum tergali. Mungkin sudah saatnya aku melakukan perubahan besar dalam hidup khususnya didunia digital saat ini membuka peluang tak terbatas, mesti lebih berani melangkah keluar dari zona nyaman. Dengan memanfaatkan kekuatan digital marketing, aku yakin bisa mencapai tujuan finansial dan pribadi yang selama ini diimpikan.

Membangun Personal Branding yang Kuat

Langkah pertama saya dalam transformasi digital adalah dengan membangun personal branding yang kuat. Manfaatkan berbagai platform media sosial untuk memperkenalkan diri, membagikan pengetahuan, dan membangun koneksi dengan audiens yang relevan. Beberapa bulan terakhir yang aku Ingat, personal branding bukan hanya tentang promosi diri, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kredibilitas.

Hadapi Kamera dengan Percaya Diri

Salah satu tantangan terbesar bagi banyak orang termasuk aku adalah tampil di depan kamera. Namun, kemampuan saya meyakini ini sangat penting dalam dunia digital marketing. Mulai dari membuat video tutorial, short video, hingga merekam podcast, semua bisa menjadi sarana untuk menjangkau lebih banyak orang. Aku akan terus melatih diri untuk berbicara dengan percaya diri dan natural di depan kamera,mesti lebih berani dalam membuat kesalahan demi sebuah keberhasilan

Manfaatkan Segala Peluang

Banyak orang meyakini, peluang tidak akan datang dua kali. Mari manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mengembangkan diri dan memperluas jaringan. Ikuti webinar, workshop, atau konferensi yang berkaitan dengan digital marketing. Bergabung dengan komunitas online dan offline untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman.

Disiplin adalah Kunci Sukses

Sukses dalam digital marketing ini membutuhkan disiplin yang tinggi. Aku akan buat jadwal yang realistis dan patuhi aturan itu dengan ketat. Prioritaskan tugas-tugas yang penting dan menghindari menunda-nunda pekerjaan. Keberhasilan tidak diraih dalam semalam, tetapi melalui kerja keras dan konsistensi.

Tegas pada Diri Sendiri

Aku akan melawan setiap godaan. Godaan untuk melakukan hal-hal yang kurang produktif. Menetapkan batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu istirahat. Menghindari membuang waktu dengan hal-hal yang tidak penting dan tentunya tegas pada diri sendiri, aku akan lebih serius & fokus pada tujuan yang ingin dicapai.

Pasif Income dari Digital Marketing

Tujuan akhir dari semua usaha ini adalah aku ingin mencapai kebebasan finansial. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan membangun passive income melalui digital marketing. Misalnya, dengan membuat produk digital seperti ebook, kursus online, atau template, kamu bisa menghasilkan uang secara terus-menerus tanpa harus bekerja setiap hari.

Untuk kalian semua Jangan hanya membaca, tapi mari segera ambil tindakan. Mulai dari hal-hal kecil, seperti membuat akun media sosial baru atau mengikuti kursus online. Ingat, keberhasilan dimulai dari langkah pertama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, bertransformasi menjadi seorang digital marketer yang sukses!

Ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa modal besar? Bisnis afiliasi produk digital adalah jawabannya! Dengan komisi hingga 80%, kamu bisa meraih kebebasan finansial lebih cepat. Daftar sekarang dan dapatkan akses ke berbagai produk digital berkualitas!

#Digitalmarketing #internetmarketing #passiveincome

Read more